Sabtu, 16 Februari 2013

Sepuluh Rahasia Pengusaha Sukses


Menjalankan sebuah bisnis membutuhkan cara yang kreatif, fleksibel sekaligus menantang untuk menjadi bos dan menentukan masa depan bagi diri sendiri. Untuk itu dibutuhkan keberanian, tekad, dan keinginan untuk menjadi seorang pengusaha.

Namun, adakah cara untuk menentukan apakah Anda dapat menjadi seorang pengusaha sukses, atau Anda lebih baik bekerja untuk orang lain? Sayangnya, tidak ada formula untuk sukses. Tapi, untuk membantu Anda menjadi pengusaha sukses, berikut kami siapkan sepuluh karakteristik pengusaha sukses yang kami kutip dari powerhomebiz. Lihatlah apakah Anda memiliki salah satu di antaranya:


1. Pikirkan Kesuksesan

Untuk mencapai kesuksesan yang Anda inginkan, Anda harus memiliki mimpi yang besar. Setiap kisah sukses selalu dimulai dengan impian besar. Untuk itu Anda harus memiliki impian besar apakah Anda ingin menjadi orang kaya atau ingin terkenal. Anda harus memiliki visi yang jelas tentang apa yang ingin Anda capai lalu memvisualkan kesuksesan tersebut dalam pikiran Anda


2. Terus bergairah dengan apa yang Anda lakukan
Anda memulai bisnis untuk mengubah sebagian atau seluruh hidup Anda. untuk mencapai perubahan ini Anda perlu mengembangkan dan memiliki gairah tinggi untuk mengubah dan menjalankannya.
Kesuksesan akan datang dengan mudah jika Anda mencintai apa yang Anda lakukan. Kenapa? Karena kita tidak kenal lelah dalam mengejar hal-hal yang kita cintai. Anda akan mencapai performa puncak dan melakukan apa yang harus Anda lakukan dengan baik jika Anda melakukan sesuatu yang menarik minat atau sesuatu yang Anda pedulikan.
Pengusaha yang sukses tidak merasa keberatan untuk bekerja 15-18 jam sehari untuk bisnis mereka karena mereka benar-benar mencintai apa yang mereka lakukan. Sukses dalam bisnis adalah semua tentang kesabaran dan kerja keras, yang hanya dicapai jika Anda bersemangat dan gila dengan tugas dan kegiatan


3. Fokus Pada Kekuatan Anda
 
Setiap dari kita memiliki kekuatan dan kelemahan. Agar efektif, Anda perlu mengidentifikasi kekuatan dan fokus pada kekuatan tersebut. Anda akan menjadi lebih sukses jika mampu menyalurkan usaha Anda ke daerah-daerah yang terbaik Anda lakukan. Dalam menjalankan bisnis misalnya, jika Anda tahu Anda memiliki insting marketing yang baik, manfaatkan kekuatan ini dengan baik agar maksimal


4. Tida Pernah Memikirkan Kemungkinan Terjadinya kegagalan

Ayn Rand dalam novelnya “The Fountainhead” menulis, “It is not in the nature of man – not of any living entity, to start out by giving up.” Sebagai pengusaha, Anda harus sepenuhnya percaya pada tujuan dan yakin bahwa Anda bisa melakukannya.
Anda harus berpikir bahwa apa yang Anda lakukan akan memberikan manfaat untuk lingkungan dan diri pribadi Anda. Anda harus memiliki keyakinan yang kuat pada ide, kemampuan, dan diri anda sendiri. Semakin yakin Anda dengan kemampuan yang dimiliki, semakin cepat Anda dapat mencapainya.
Namun, keyakinan Anda harus diimbangi dengan resiko yang sudah diperhitungkan. Pengusaha sukses adalah mereka yang menganalisa dan meminimalkan resiko dalam mengejar keuntungan. Ketika mereka selalu mengatakan, “not guts, no glory”


5. Merencanakan yang Sesuai

Anda memiliki visi dan kepercayaan bahwa visi Anda dapat diraih. Tapi apakah Anda tahu bagaimana untuk sampai ke visi tersebut? Untuk mencapainya, Anda harus memiliki tujuan konkrit yang akan memberikan batu loncatan menuju visi utama Anda.
Buat tujuan Anda secara tertulis jangan hanya berwujud fantasi. Anda perlu merencanakannya dengan sedemikian rupa sehingga setiap tindakan yang akan dilakukan akan berkontribusi terhadap pencapaian visi Anda.
Orientasi tujuan yang kuat merupakan karakteristik dari setiap pengusaha yang sukses. Mereka memiliki visi, dan mereka tahu bagaimana untuk mencapainya. Kemampuan Anda dalam menetapkan tujuan dan membuat rencana untuk mencapainya merupakan keterampilan yang diperlukan untuk sukses. Rencana, rencana dan rencana. Karena tanpa itu kegagalannya terjamin


6. Bekerja Keras

Setiap pengusaha sukses itu pekerja keras. Tidak ada orang sukses hanya dengan duduk dan menatap dinding setiap hari. Bekerja keras akan mudah jika Anda memiliki visi, sasaran yang jelas, dan bergairah dengan apa yang Anda lakukan


7. Terus Mencari Jaringan

Dalam bisnis, Anda dinilai oleh perusahaan yang Anda jalankan, mulai dari tim menajemen, dewan direksi, dan mitra strategis. Bisnis selalu memerlukan bantuan, terlebih lagi bisnis kecil.
Sangat penting untuk membentuk aliansi dengan orang-orang yang dapat membantu anda..untuk sukses dalam bisnis, Anda perlu memiliki keterampilan networking yang baik dan selalu waspada terhadap peluang untuk memperluas jaringan Anda


8. Kemauan Untuk Belajar

Anda tidak perlu menjadi seorang pemegang gelar MBA atau lulusan PhD untuk berhasil dalam bisnis Anda sendiri. Bahkan, ada banyak pengusaha yang bahkan tidak menyelesaikan pendidikan menengahnya. Studi menunjukkan bahwa sebagian besar miliarder self-made memiliki kecerdasan rata-rata.
Meskipun demikian, orang-orang ini mencapai kesuksesannya karena mereka mau belajar. Agar berhasil, Anda harus mau bertanya, ingin tahu, tertarik, dan membuka pengetahuan baru. Kemauan untuk belajar ini menjadi lebih penting mengingat perubahan yang cepat dalam dunia teknologi dan cara melakukan bisnis


9. Tekun dan Memiliki Keyakinan

Tidak ada yang mengatakan bahwa jalan menuju kesuksesan itu mudah. Meskipun niatnya baik dan pekerja keras, kadang-kadang Anda akan gagal. Beberapa pengusaha sukses mengalami kemunduran dan kekalahan, bahkan bangkrut, namun mereka segera bangkit untuk menjadi besar di bidang mereka.
Keberanian untuk bertahan dalam menghadapi kesulitan dan kemampuan untuk bangkit kembali setelah kekecewaan sementara akan menjamin kesuksesan Anda. Anda harus belajar untuk memperbaiki diri dan mulai dari awal lagi. Ketekunan adalah ukuran dari keyakinan pada diri sendiri. Ingat, jika Anda bertahan, tidak ada yang dapat menghentikan Anda


10. Disiplinkan Diri Anda

Thomas Huxley mengatakan, “Do what you should do, when you should do it, whether you like it or not.” Disiplin diri adalah kunci kesuksesan.
Kuatnya keinginan untuk memaksakan diri Anda untuk melakukan apa yang orang lain tidak ingin lakukan, berusaha lebih keras, berjuang untuk memenangkan pertempuran dengan diri sendiri merupakan harga yang harus Anda bayar dari sebuah kesuksesan



sumber : kaskus.co.id

Jumat, 15 Februari 2013

Bisniss On line

Halo teman blogger kali ini saya ingin berbagi tentang kiat dalam berbisnis online. Definisi dari kiat sukses bisnis online adalah strategi yang dijadwalkan untuk jangka panjang dengan dinantikan tindakan yang dimaksudkan pada mencapai tujuan tertentu, yang umumnya yaitu keberhasilan. Kiat sukses dalam bisnis online ini tak lepas dari jasa SEO yang notabene mampu meningkatkan kita dalam SERP (search engine result page) atau hasil pencarian pada mesin pencari. Karena dengan meningkatnya posisi website atau blog kita di SERP besar sekali kemungkinan kita mendapatkan banyak pengunjung/visitor, tentunya dengan banyak nya traffic yang ada pada website atau blog kita besar juga kemungkinan tambahan pendapatan kita.


Tapi selain kita menggunakan jasa SEO, ada juga kiat sukses dalam menjalani bisnis online agar orang lebih tertarik dengan memberikan sentuhan pribadi anda pada bisnis yang anda jalani tentunya :




* Tunjukkan bahwa Anda peduli

Pelanggan Anda harus merasa bahwa urusannya merupakan kepentingan Anda pula. Jika ia merasa tidak dihiraukan atau mencurigai ia sedang dimanfaatkan saja untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek, Anda berpeluang untuk kehilangan ia selamanya. Untuk itu, berikan pelanggan atau konsumen saran atau nasihat yang mereka perlukan. Hormati mereka sebagaimana Anda bertatap muka secara langsung dengan mereka. Itu berarti Anda harus mempekerjakan orang yang bertugas untuk menangani panggilan telepon dan mempertimbangkan untuk memasukkan avatar pop-up yang membimbing pelanggan menelusuri situs bisnis online Anda. Meskipun toko online merupakan alat bisnis yang memudahkan kedua belah pihak, tetapi Anda tetap harus mengambil langkah ekstra untuk menjaga kepuasan pelanggan sehingga mereka mau kembali lagi.




* Miliki kepribadian

Komputer tidak memiliki selera humor tetapi Anda memilikinya. Maka dari itu, Anda harus menujukkannya dalam situs Anda. Bersikaplah jenaka dan segar tanpa harus melebihi batas di dalam situs bisnis online Anda. Misalnya jika Anda menjual alat-alat bisnis , kedepankan orang-orang yang paling berpeluang bisa menuai manfaat darinya. Itu akan membuat konsumen merasa terhibur dan mampu menemukan dirinya dengan apa yang Anda alami.



* Cara lain untuk membuat situs bisnis online lebih menarik ialah dengan mengunggah video dan foto Anda dan pegawai dalam suasana kerja sebenarnya. Dengan mengetahui apa yang Anda dan staf kerjakan demi mereka, pelanggan akan lebih yakin saat hendak membeli produk atau jasa Anda. Berikan sebuah kepribadian pada bisnis Anda, singkirkan kekakuan dan dapatkan konsumen setia yang menghampiri Anda.


* Jangan lupakan kelebihan bisnis

Menampilkan foto pegawai tidaklah cukup untuk memberikan sentuhan manusiawi pada bisnis online Anda. Jika bisa tunjukkan foto, video dan ulasan Anda dari pelanggan/ konsumen nyata yang merasa puas dengan produk atau jasa Anda. Kepercayaan mereka pada produk dan tim Anda bisa mengubah pandangan konsumen lainnya pula.




Semoga bermanfaat   sumber : azzamdevblogspot

Kamis, 14 Februari 2013

Tips Sukses Bangun Bisnis Kecil-kecilan



Jakarta - Pernahkah Anda datang ke sebuah restoran baru tapi harus pulang menelan kekecewaan? Pengunjung sangat ramai, jumlah pelayan sedikit, waktu Anda menunggu makanan dihidangkan ke meja melebihi 30 menit, pelayanan buruk atau banyak menu yang tidak tersedia karena dapur kehabisan stok?


Bila kesan pertama saja sudah buruk, apakah usaha tersebut bisa bertahan hingga 3 bulan pertama? Rasanya tidak. Pasalnya, kesuksesan maupun kegagalan sebuah bisnis kecil itu tergantung pada rekomendasi dari mulut ke mulut. Niat baik tamu yang ingin mencoba toko atau restoran baru dan pengunjung tetap potensial bisa hilang hanya beberapa hari setelah pembukaan.

Bila Anda ingin mencoba memulai bisnis kecil, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Tony Featherstone, penulis spesialisasi kewirausahaan dan bisnis kecil berbagi 9 tips sukses membangun bisnis, seperti dilansir dari Sydney Morning Herald (28/5/2012) berikut ini:


1. Tidak ada yang namanya soft launching

Siapkan sistem dan prosesnya sebelum usaha Anda buka. Budget harus punya aliran praktis. Jangan biarkan tamu yang sudah mengeluarkan uang jadi kelinci percobaan Anda bagaimana menentukan kinerja bisnis semestinya berjalan. Jangan punya mental soft launching dan mencari-cari alasan atau pembenaran diri karena Anda masih baru. Pengusaha baru yang percaya diri dan berenergi memberikan dampak yang sama kepada dan dari para tamu.


2. Temukan 'magnet' bisnis Anda

Bisnis baru harus punya daya tarik yang bisa menyedot perhatian publik. Sayang, banyak yang baru mulai tapi mengecewakan. Mereka hanya buka toko/resto dan berharap orang akan datang. Pasarkan dulu bisnis Anda sebelum beroperasi/diluncurkan.

Ada suatu bisnis yang punya promo marketing sangat menarik. Untuk memberitahukan bahwa ada toko yang baru buka, mereka menyediakan tester kue di sepanjang jalan menuju outletnya. Hasilnya? Penuh pengunjung dan berhasil meraup AU$ 1000 di hari pertamanya beroperasi.


3. Beri penawaran spesial yang 'Lebih'

Biasanya taktik yang dipakai di hari pertama pembukaan toko kurang efektif untuk menggaet pengunjung supaya datang lagi dan lagi. Mengapa banyak bisnis baru yang menawarkan diskon gila-gilaan atau penawaran gratis 1 beli 1 untuk menarik pelanggan baru? Dan bukannya menawarkan promo beli satu lalu dapatkan barang yang sama setengah harga di kunjungan berikutnya? Atau membuat loyalty card? Sekali lagi, butuh perencanaan cermat, marketing dan budgeting cerdas.


4. Kejutkan Para Pengunjung

Tidak ada yang lebih efektif daripada melampaui harapan pengunjung di hari pertama kedatangan mereka. Bisnis cerdas selalu melakukan ini: restoran memberikan tamu makanan pembuka sebagai compliment dari chef, atau toko busana menyediakan aksesoris gratis setiap pembelian dalam jumlah tertentu. Ini merupakan pelajaran penting bagi bisnis kecil pemula. Pikirkan bagaimana Anda bisa menyiapkan kejutan kecil yang tidak mahal namun mengesankan pengunjung perdana.


5. Manjakan Pengunjung

Memang mudah bicara, tapi saat sebuah bisnis ingin memanjakan pelanggannya, harus dibuat tepat sejak awal. Ketika klien baru menilai bisnis ini, memutuskan akan kembali atau tidak, dan merekomendasikannya pada orang lain. Anggarkan dana untuk mempekerjakan staf ekstra di hari pembukaan perdana supaya tamu terkesan dengan pelayanan yang baik, cepat dan tangkas. Segera pangkas staf ekstra tersebut jika ternyata pelayanan tidak terbukti berdampak efektif.


6. Rencanakan, jangan hanya berharap untuk yang terbaik

Apa yang terjadi jika layanan bisnis Anda ternyata sukses luar biasa? Apakah kita bisa mempertahankan kualitas pelayanan, kejutan dan terus memanjakan pelanggan baru? Apakah kita punya aliran kas cukup untuk membeli stok barang dan staf ekstra untuk memenuhi tingginya permintaan? Lakukan skenario sederhana sebelum peluncuran. Apa skenario dasar Anda untuk jumlah tamu yang diperkirakan dan apa yang terjadi jika jumlahnya ternyata 20% lebih tinggi atau lebih rendah?


7. Bentuk koneksi dan relasi pribadi

Peluncuran perdana merupakan waktu yang paling tepat bagi pemilik untuk mengenalkan dirinya sendiri kepada pelanggan baru. Tanyakan apakah mereka tinggal di dekat lokasi usaha Anda, berterima kasih karena sudah datang dan katakan harapan Anda untuk melihat mereka datang kembali. Ini bukannya waktu bagi pemilik untuk 'ngumpet' di balik layar dan membiarkan tamu hanya berinteraksi dengan staf. Pemilik yang ramah dan bersemangat merupakan iklan terbaik sekaligus alasan hebat bagi tamu untuk merekomendasikan bisnis Anda.


8. Bagaimana respons terhadap Anda?

Perusahaan cerdas sangat responsif terhadap tanggapan pengunjung di hari peluncuran perdana. Mereka mencari komentar, menganalisa masalah dengan cepat dan beradaptasi. Mereka tahu, kehilangan satu tamu di permulaan berarti mengurangi satu pengunjung reguler dan berpotensi kehilangan lusinan pelanggan melalui marketing dari mulut ke mulut. Mereka juga tahu bahwa pengunjung baru sering bersedia memberikan tanggapan untuk menolong usaha Anda. Mencari opini mereka secara tidak langsung menciptakan ikatan dengan pelanggan.


9. Rujuk, jangan putus

Semua usaha baru pasti punya kesalahan. Tinggal bagaimana Anda merespons kesalahan itu. Pastikan Anda 'berbaikan' dengan tamu, berikan mereka ekstra ketika ada kesalahan. Jangan biarkan tamu baru menggerutu. Hanya bilang maaf, tidak cukup. Seluruh pengalaman buruk yang dirasakan tamu akan terus membekas di otak mereka. Meskipun demikian, ada juga tipe tamu yang mau memberikan kesempatan kedua bagi Anda. Mereka paham betul sulitnya bagi pemilik bisnis kecil memulai usaha. Staf lapangan juga mengalami kesulitan yang sama, apalagi mereka harus berhadapan dengan tamu-tamu yang marah. Butuh banyak usaha untuk membangun hubungan baik dengan pelanggan ketika kesan pertama sudah tidak baik.     sumber : detikfinance